Thursday, November 22, 2007

Satu Gugatan Cerai Tiap Enam Menit di Mesir

Biro statistik Mesir merilis laporan yang mencengangkan tentang tingginya tingkat perceraian di Negara Piramid itu.

Menurut laporan tersebut, setiap enam menit ada satu pasangan suami-isteri yang mengajukan cerai dan dari jumlah perkawinan, sepertiganya bercerai di tahun pertama perkawinan.

Central Agency for Public Mobilisation and Statistic (CAPMAS) menyebutkan, pengadilan yang ada di seluruh negara Mesir memutuskan 240 perkara perceraian setiap harinya. Kebanyakan, pihak suami yang pertama kali berinisiatif mengajukan gugatan cerai.

Dari data CAPMAS diketahui, dari 76 juta jumlah penduduk Mesir, terdapat 2, 5 juta kaum perempuan yang dicerai. (ln/mol)

Ratusan Wartawan di Pakistan Jadi Target Penangkapan Pemerintahan Musharraf

Setelah membebaskan 3. 400 orang yang ditahan dengan tuduhan menentang kebijakaan status darurat dalam negeri, pemerintah Pakistan malah menangkapi pekerja pers. Sedikitnya, ada 150 wartawan yang saat ini ditangkap pemerintahan Presiden Pervez Musharraf.

Penangkapan itu memicu aksi protes sekitar 200 wartawan di Karachi. Mereka juga memprotes berbagai pembatasan yang diberlakukan pemerintah terhadap media massa sejak status darurat diterapkan di Pakistan.

Koresponden Al-Jazeera di Pakistan Kamal Hyder melaporkan, 17 orang wartawan mengalami luka-luka akibat pukulan polisi.

Penangkapan terhadap ratusan wartawan ini menambah panjang daftar orang-orang yang ditangkap pemerintahan Musharraf. Meski sudah membebaskan 3. 400 orang, masih tersisa sekitar 2. 000 orang lagi dalam tahanan.

"Mereka juga akan segera dibebaskan. Hanya beberapa orang saja yang akan menghadapi tuntutan tindakan kriminalitas, " kata Javed Cheema, juru bicara menteri dalam negeri Pakistan.

Ketika terjadi penangkapan terhadap para pekerja pers, Presiden Pervez Musharraf sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke Arab Saudi

Selain menghadapi tentangan dari kelompok oposisi dan mayoritas rakyat Pakistan, pemerintah Pakistan juga harus bekerja keras meredam pertikan sektarian antara warga Sunni dan Syiah di kota Parachinar, sebelah barat Islamabad.

Pemerintah daerah setempat mengungkapkan, pertikaian itu sudah menelan korban 112 warga tewas dan 300 orang lainnya luka-luka. Untuk itu pemerintah sudah mengirimkan delegasi yang beranggotakan 16 pemimpin suku ke wilayah tersebut untuk mendinginkan situasi. (ln/aljz)

Sunday, November 11, 2007

90% Rumahan di Korea Terkoneksi Internet

Jakarta - Penetrasi internet di Korea cukup mengesankan. Tercatat, 90% dari perumahan yang tersebar di Korea telah terkoneksi oleh Internet berkecepatan tinggi. Sementara sebesar 30% dari total penduduk Korea sudah merupakan pelanggan layanan high-speed Internet.

Demikian informasi yang dilansir kementrian komunikasi dan informatika seperti dikutip detikINET dari Chosun.com, Sabtu (10/11/2007).

Seoul adalah kota yang paling banyak tersambung internet dengan penetrasi sebesar 35,6%, disusul dengan kota Incheon sebesar 31,8%, propinsi Gyeonggi 31%, 29.9% di Daejeon dan Ulsan, Gwangju sebesar 29.1%, 29% di kota Daegu, dan penetrasi terendah terdapat di Busan sebesar 28.6%.

Para penyedia layanan jasa internet Korea sendiri memprediksikan, kenaikan pelanggan koneksi internet berkecepatan tinggi di perumahan akan berlipat ganda saat layanan real-time televisi internet dan teleponi (VoIP) sudah mapan. ( amz / rou )

Jalur Diperlebar, Akses Speedy Malah Bermasalah

Petugas Call Center Telkom 147 pun membenarkan telah terjadi gangguan sambungan internasional Speedy bagi pelanggannya yang berdomisili di kawasan Divisi Regional (Divre) II Telkom seperti Jabodetabek, Serang, Karawang, dan Purwakarta.

"Betul, akses luar negeri down dari Selasa lalu (6/11). Statusnya ada gangguan massal di server kami di Divre II. Memang, beberapa daerah sudah berhasil diatasi tim teknis kami, tapi down lagi," ujar Bunga, liason officer 147.

Executive General Manager Divre II PT Telkom, Adeng Achmad menjelaskan, gangguan akses internasional itu telah diatasi meski masih mengalami beberapa kendala akibat pelebaran pipa trafik luar negeri Speedy menjadi 600 Megabit.

"Situs luar negeri banyak yang menolak diakses karena kebanjiran trafik permintaan dari kita sejak pipa Speedy diperluas," kata Adeng. Menurut dia, pelebaran tersebut menyebabkan kemacetan (bottleneck) karena gerbang akses situs luar negeri jadi lebih sempit, sementara pengaksesnya jadi lebih banyak.

Nah, untuk mengantisipasi kemacetan, kata Adeng, trafik akses yang semula diloloskan begitu saja (pass through), kini diatur menjadi paket-paket data yang lebih kecil supaya trafik tetap berjalan meski agak tersendat.

"Ya, seperti mengatur jalanan macet. Meski jadi lebih lambat, kita perlu untuk mengkompres paket trafik data jadi kecil-kecil supaya situs luar negeri tidak merasa terjadi traffic flooding yang kemudian berakibat menutup aksesnya ke kita," jelas Adeng. Menurutnya, Yahoo merupakan situs luar negeri yang paling banyak diakses pelanggan Speedy. ( rou / rou )

Tuesday, March 20, 2007

MUQADDIMAH

Puji serta rasa syukur saya panjatkan kehadirat ALLAH SWT ngga ada sesuatu yang bisa membalas kasih sayangnya namun saya tetap berusaha tuk mencapai rido-Nya. Shalawat serta salam tak lupa saya sampaikan kepada Nabi Muammad SAW. Blog ini saya buat sebagai pengabdian saya terhadap orang tua saya yang telah memberikan apa yang saya belum tentu membalasnya dan pembuktian terhadap diri saya sendiri sebagai salah satu mahasiswa jurusan komputer. Semoga blog ini dapat bermanfaat Ok deh ....